Gambar: koleksi google
Hai! Perkenalkan, seorang balita di dunia kertas dan pena. Mencoba memposting sesuatu tapi bingung dan masih meraba-raba. Klik sana klik sini. Ah, balita saja jauh lebih pintar dariku. Tidak apalah, namanya juga belajar. Belajar tapi tidak pernah pintar-pintar.
Hobiku ... apa yah? mengkhayal mungkin. Membuat cerita di kepala tapi selalu gagal untuk didaratkan dalam sebuah tulisan. Mudah-mudahan landing kali ini berhasil. Pilotnya adalah sebuah mimpi dengan co-pilot sebuah harapan. Mereka sudah sangat terlatih, di akademi kehidupan.
Ya, mimpi dan harapan. Setiap manusia pasti mempunyai mimpi dan harapan. Tidak. Binatang pun punya, mungkin. Karena sering kupergoki kucing di rumahku sedang melamun. Saat aku tanya, dia hanya menatapku dengan mata nanar. Dasar kucing! Baiklah kita lanjutkan saja ceritanya. Sampai dimana tadi?
Oh yah... Setelah tentang hobi, bagaimana kalau sekarang kita membicarakan kesukaanku? Aku pecinta makanan sejati. Tidak pernah tega membiarkan tukang gorengan merasa kesepian. Mungkin karena itu aku gagal menjadi seorang penyanyi. Karena terlalu menyukai gorengan. Tapi aku tidak pernah bermimpi menjadi seorang penyanyi. Lalu apa mimpiku? Banyak. Mimpi-mimpi yang melahirkan motivasi untuk terus berikhtiar dan berdoa. Tapi banyak mimpiku yang mati.
Apakah jika mimpi telah mati, aku ikut mati? Awalnya iya tapi sekarang tidak. Karena masih ada harapan. Itulah kenapa aku tempatkan dia sebagai co-pilot. Dengan adanya harapan, mimpiku bisa kembali hidup. Insyalloh. Soalnya, dia tidak mati beneran tapi hanya mati suri.
Jadi, mimpinya apa ih?
Malu ah, pasti kedengerannya klise. Intinya bahagia di dunia dan di akheratlah, aaamiiiin. Katanya 'a' sama 'i' nya harus panjang, kalau enggak bakal jadi beda arti.
Karena mimpinya terlalu besar dan panjang. Nah loh. Iyalah, akherat mana bisa dilihat sekarang. Jadi cerita-cerita di sini tentang perjalanannya aja. Bukankah hidup memang selalu diibartkan seperti sebuah perjalanan? Perjalanan yang teramat singkat dan sayang jika dihabiskan hanya dengan bernafas.
Udah ah. Kelamaan tar keburu bosen. Perkenalannya cukup sampai disini aja dulu. Kapan-kapan dilanjut lagi. Salam kenal dan selamat berbagi. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar